1000 Hari Pertama Koko di Bumi




Senin, 05 November 2018
Dear teman, ada yang sudah punya anak? 😃
Sebelum melahirkan, kita para ibu mengalami proses kehamilan terlebih dahulu. 
Lumayan lama, 9 bulan dengan berbagai perubahan fisik dan psikis.

Sumber antoni clianto media


Dulu ketika hamil koko, saya belum kenal yang namanya stunting. Saya menganggap anak pendek itu karena gen. Padahal tidak begitu. Sampai akhirnya saya membaca artikel artikel kehamilan.
Akhirnya saya tahu kalau pendek tidak selalu karena gen.

Stunting menurut Menkes Nila Moeloek, dikutip dari web sehatnegeriku adalah “gagal pertumbuhan, kerdil badan karena kekurangan gizi kronis, dan bisa mengakibatkan anak-anak menjadi kurang pandai,”

Stunting merupakan hasil dari kegagalan pertumbuhan yang dimulai sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun (1000 Hari Pertama Kelahiran). Efek ini akan terlihat ketika anak berumur 14 tahun, misal memiliki IQ kecerdasan intekektual yang lebih rendah. dibandingkan anak yang mendapatkan nutrisi cukup , serta berpotensi menderita stunting (pendek).

Nah, ternyata 1000 hari pertama kelahiran yang dimulai dari masa kehamilan itu penting banget untuk menghasilkan anak anak yang sehat.




Selama kehamilan, saya melakukan beberapa hal untuk menjaga saya dan bayi saya sehat.

1. Nutrisi yang cukup
Waktu hamil koko, saya sedang dalam kondisi kehidupan ekonomi yang tidak bagus. Tapi karena ingat lagi hamil, berusaha memenuhi asupan nutrisi. Saya dituntut untuk bisa mendapatkan nutrisi cukup dengan budget paling minimalis.
Bisa ? Bisa kakak, kita bisa mendapatkan nutrisi yang cukup murah dari sayuran. Buah buahan yang sering saya makan adalah pisang ambon lumut. Pisang termasuk buah murah dengan kandungan kalsium yang cukup tinggi. Untuk asupan protein saya membuat sop ceker ayam atau memasak jamur tiram. Tak lupa tempe & tahu jadi favorit.

2. Konsultasi ke dokter
Selama kehamilan saya konsultasi ke dokter. Terutama ketika usia kehamilan 4 bulan, 7 bulan dan 9 bulan.

3. Olahraga
Ini yang simpel saja, menggerakkan tangan atau rajin berjalan kaki.

Setelah 9 bulan, akhirnya koko lahir, dengan berat 3 kg dan panjang 49 cm. Alhamdulillah, karena tadinya saya khawatir juga, melihat selama kehamilan berat saya hanya tambah 5 kg.
Koko lahir lebih cepat 2 minggu dari prediksi dokter. Mendadak harus caesar karena air ketuban keruh. Kaget juga awalnya, tapi manusia bisa merencanakan Allah yang menentukan 😃

Untuk menjaga tumbuh kembangnya saya melakukan beberapa hal berikut ini
1. Pola Makan
Air susu ibu adalah sumber energi terbaik bagi bayi di awal kehidupannya. ASI Eksklusif untuk bayi sangat diutamakan saat 6 bulan pertama. Selanjutnya mulai diberikan tambahan MPASI (makanan pendamping asi). Pada usia 9 bulan MPASInya mulai beragam. Di usia 1.5 tahun, selain ASI, koko mulai dikenalkan susu sapi. Tak lupa mulai umur 2 tahun diinfokan ke koko akan disapih. Berhasil disapih umur 2 tahun 8 bulan, kelewatan waktunya, hehe

2. Pola Asuh
Selain pola makan, kita juga harus memperhatikan pola asuh anak kita.
Kita harus membuat ikatan jiwa dengan anak.
Caranya ?  Berusaha setiap hari meluangkan waktu bermain bersama mereka.
Sehingga anak kita sehat lahir batin. Dari anak anak sehat juwa raga ini diharapkan akan menghasilkan generasi terbaik. Generasi yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia.

Koko dari kecil saya kenalkan pada alam dan binatang. Saya bebaskan untuk main kotor kotoran. Membuat cucian jadi lebih banyak dan waktu mencucinya lebih lama, hehe
Tapi itu kecil dibandingkan binar bahagia anak kita & hasil yang kita dapat. Yaitu melatih saraf sensorik dan motorik anak.

Main Tanah dan Air

Kami kenalkan juga buku buku. Ada waktu membaca buku dan tak lupa story telling menjelang tidur.

Untuk melihat tumbuh kembangnya, setiap bulan saya rutin membawa koko ke posyandu. Di posyandu dicek berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala. Hasil cek tersebut akan disesuaikan dengan tabel tumbuh kembang pada Kartu KMS ( Kartu Menuju Sehat)
Jika hasil pemeriksaan anak kita dibawah garis standar, maka akan dilakukan cek lanjutan dan konsultasi. Ini sangat berguna agar tumbuh kembang anak kita berjalan baik.

Kartu Menuju Sehat


Selain itu di posyandu  ada pemberian vaksinasi dan vitamin untuk menjaga kesehatan balita. Vitamin yang diberikan biasanya vitamin A.

3. Sanitasi
Tak lupa, sanitasi harus kita perhatikan juga loh. Sanitasi menurut wikipedia adalah perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia.

Konkritnya, saya usahakan sirkulasi udara yang baik juga menjaga kebersihan dirumah. Menjaga air yang digunakan, baik untuk mandi, memasak dan air minum.
Jika mau makan dan minum tak lupa biasakan cuci tangan. Apalagi koko sukanya main kotor kotoran.

Walau mungkin tidak maksimal, kami berharap apa yang dilakukan kepada koko membuatnya tumbuh dengan baik disertai perilaku yang baik.
Doa yang sama untuk anak anak Indonesia.

Yuks kita melakukan pola hidup sehat.
Percayalah sehat tidak harus selalu mahal 😃
Dan jangan lupa, selain ikhtiar kita juga berdoa pada Allah agar diberikan anak anak yang sehat.

Bagaimana dengan pengalaman teman teman dengan 1000 hari pertama ananda ?

30 comments:

  1. Koko selalu have fun, sehat, dan cerdas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, makasih doanya teh dedew , doa yang sama utk teh dew & fams :)

      Hapus
  2. info seperti ini memang baiknya di sosialisasikan sama seperti halnya dengan sex education dan para penganten yg akan menikah….

    BalasHapus
  3. Waaaah, nuhun infonya :) iyaya persiapan juga buat orangtua harus banyak baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. sami sami neng fiki, sehat sehat ya bumil & debay :)

      Hapus
  4. Mantaps!
    Banyak yang harus dipersiapkan,ngga cuma tentang punya anak,tapi juga bagaimana menjadi orangtua��

    BalasHapus
  5. Menambah ilmu nih
    Thanks for sharing Mba

    BalasHapus
  6. Menjadi orang tua dengan amanah anak memang sudah harua disiapkan sejak anak di kandungan ya.. Baik asupan untuk raga juga jiwanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba, awalnya saya juga gak ngeh mba, :)

      Hapus
  7. Saat hamil anak-anak dulu, belum tahi stunting. .Syukurlah kalau kini terus disosialisasikan.
    Semoga sehat selalu ya Koko, soleh dan pintar

    BalasHapus
  8. Usaha 1000 hari pertamanya sudah oke Mom. Semoga Koko sehat terus yaa..

    BalasHapus
  9. Waktu hamil saya paling nggak bisa menjaga pola makan, karena ngidamnya mie instan. Gawaaat!! semakin dihindari semakin pengen. Nyesal sih, karena itu nggak bagus untuk tumbuh kembang anak. Hiks. Semoga jadi pelajaran anak kedua kelak. Btw, artikel yang bagus banget, Mbak. Nambah ilmu saya. Terimakasih.

    BalasHapus
  10. Ilmu buat aku kelak nih kalo punya anak nanti. Thx for sharing

    BalasHapus
  11. 1000 HPK ini memang pentinh banget ya mom. Harus dimaksimalkan banget :'''

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah semakin banyak bunda yang paham tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak.. InsyaAllah generasi Indonesia menjadi anak-anak yang jauh dari malnutrisi dan senantisa sehat, cerdas dan kuat.. aamiin

    BalasHapus
  13. Pelajaran buat aku buat nanti. Terimakasih infonya

    BalasHapus
  14. Stunting ini benar2 harus dapat perhatian serius lho. Beberapa kenalan saya, anaknya terindikasi stunting. Selama ini saya pikirnya mereka mungil dan imut aja, ternyata salah

    1000 hpk itu memang sangat menentukan ya

    BalasHapus
  15. Waktu saya hamil dulu belum ada sosialisasi 1000 HPK. Tetapi, saya tetap berusaha memberikan gizi dan stimulasi yang baik bagi anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Idem mbak Mira. Ibu2 hamil zaman now enak banget sudah sering ada penyuluhan gizi bahkan bbrp puskesmas menyediakan psikolog buat mendampingi ibu hamil menyiapkan mentalnya

      Hapus
  16. Betul banget mabk, sanitasi juga ternyata sangat mempengaruhi 1000 hari kehidupan seorang anak yaaa :D

    BalasHapus
  17. Masalah stunting ini tengah menjadi perhatian pemerintah dgn beberapa program pencegahannya. Tampaknya hrs lbh sering disosialisasikan, sebab msh ada saja yg bln tau info ini

    BalasHapus
  18. Jadi ortu memang harus nyiapin ilmu lahir batinnya biar anak tumbuh optimal ya..

    BalasHapus
  19. Pokoknya yang namanya hamil itu udah harus tahu macam-macam tentang kesehatan bayi dan ibu hamil dah yaaa.. supaya semua sehat dan selamat

    BalasHapus
  20. makasih share ilmunya mbak, wah ini bakalan jd bekal ilmu buat aku nanti nih kl udah punya anak, akan ku terapkan :)

    BalasHapus
  21. belum bisa berbagi pengalaman karena saya masih single mbak. hehehe.
    tapi saya suka memperhatikan teman-teman dan keluarga yang sedang hamil memang perlu banyak perhatian dan pengetahuan tentang kesehatan untuk mencegah hal-hal yang nanti tidak diinginkan seperti stunting ini.

    BalasHapus

 

TENTANG

Search Artikel

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Kumpulan Emak Blogger

Mom Blogger Community

Mom Blogger Community
Member of MBC

Copyright © 2015 • Seribu Langkah Seribu Rasa
Blogger Templates