Topeng dan Media Sosial




Sabtu, 24 November 2018
Hallo teman, bagaimana kabar?
Sabtu dari pagi mendung berawan disini dan sekarang hujan deras.
Hari sabtu, biasanya kita isi liburan, me time atau waktu keluarga.
Kawan, di hari sabtu atau hari libur apakah tetap memegang gadget atau berhenti dulu?

Saya pribadi, rasanya jika tidak pegang handphone, seperti ada yang kurang. Ya, di era milenial ini, handphone menjadi benda penting. Ketinggalan uang masih bisa pinjam teman dan kita bisa membayarnya via aplikasi  internet bangking yang ada di handphone. Ketinggalan handphone? Lebih pusing kaka, haha...

Salah satu aplikasi yang ada di handphone adalah media sosial.
Menurut wikipedia, media sosial adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Aplikasi media sosial yang bisa kita unduh beragam. Ada twitter, facebook, instagram. Untuk blog tidak berbayar, kita bisa mendaftarnya di blogspot atau wordpress.

Media sosial yang pertama saya buat adalah facebook. Tahun 2012. Tujuan awalnya untuk mencari teman teman saya baik ketika SMP, SMA maupun kuliah.
Seiring berjalannya waktu, sayapun mulai menggunakan facebook untuk berjualan. Kemudian keluarlah peraturan dari facebook bahwa di facebook pribadi tidak boleh berjualan. Sayapun membuat pages facebook untuk berjualan.

Setelah facebook, saya mulai mengenal blog dan membuat blog umimami di blogspot.
Saya kemudian mendengar dan mengenal twitter serta instagram. Tapi saya lama tidak membuat account twitter dan instagram. Alasannya? Di twitter tulisannya pendek pendek. Saya tidak suka instagram karena tidak terlalu suka upload foto. Cekrek sana cekrek sini. Mau akan foto dulu, ke tempat main foto dulu. Saya tidak bisa. Itu dulu, haha

Akhirnya saya membuat instagram. Tujuannya untuk menemukan teman teman saya, bertemu teman baru dan berjejaring. Sayapun membuat twitter, karena blogger memerlukan twitter.

Memiliki facebook pribadi, pages facebook, instagram, twitter dan blogspot ternyata membutuhkan perhatian. Seperti punya anak banyak, hihi...
Belum lagi keinginan untuk menulis komentar dan memberi like di aplikasi media sosial teman kita.
Apalagi saya masih pemula, butuh usaha dan waktu lebih banyak. Tidak boleh patah semangat ✊

Untuk mengisi media sosial yang kita miliki, kita membutuhkan content atau isi baik berupa tulisan atau gambar. Media sosial yang kita miliki akan menjadi personal branding kita.

Media sosial, medsos
Topeng dan Media Sosial, picture by koko


Pada kenyataannya, tidak semua account media sosial real. Ada yang mengisinya berupa data palsu, tidak sesuai identitas pemilik account tersebut.
Ada juga accountnya real, tapi isinya tidak sesuai kenyataan yang dialaminya.
Ya, terkadang ada topeng pada media sosial.

Topeng pada media sosial ini bisa berbahaya bagi pemiliknya. Kenapa? Karena hidup dalam kepura-pura an, dan itu tentu melelahkan. Lebih enak yang real saya. Kita pun akan menjadi nyaman, senang dan tidak terbebani dalam berinteraksi di medsos. Ini memberikan kesehatan bagi jiwa kita.

Selain itu, menurut saya, ada beberapa yang harus diperhatikan dalam menggunakan media sosial (medsos)
1. Bijak dalam posting di medsos
Berhati hati dalam mengunggah foto diri atau keluarga. Seperti raport anak kita, Kartu keluarga.
Jika kita mengunggah foto atau tulisan artinya kita sudah siap dengan konsekuensinya. Jadi tidak ada istilah baper kaka

2. Telusuri informasi yang di dapat melalui medsos
Jika kita mendapat informasi, periksa dulu kebenarannya. Tidak mudah melakukan share info yang kebenarannya belum jelas.

3. Manajemen waktu
Waktu yang kita miliki kita isi dengan berbagai hal, medsos salah satunya. Bukan semua waktu kita untuk medsos. Ada hal penting lainnya selain medsos. Hati hati kecanduan medsos.

4. Adab dalam dunia medsos
Layaknya berhubungan dengan manusia, dalam dunia medsos pun ada adab yang harus dijaga. Jagalah tangan kita dalam upload gambar, menulis status atau menulis komentar baik di medsos milik kita atau milik orang lain.
Cantumkan sumber tulisan atau sumber foto jika bukan hasil karya kita. Selain itu jika kita membuat foto dengan objek orang lain, sebaiknya ijin dulu jika akan kita posting di medsos.

5. Menggunakan medsos untuk kegiatan positif
Di era digital ini, medsos sangat penting peranannya. Layaknya sebuah alat, medsos bisa berdampak positif atau negatif bagi penggunanya.
Mari kita gunakan medsos yang kita miliki untuk hal hal positif. Negatifnya buang saja ya 😉

Bagaimana teman teman
Ada yang perlu saya tambahkan lagi dalam menggunakan medsos?



0 comments:

Posting Komentar

 

TENTANG

Search Artikel

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Kumpulan Emak Blogger

Mom Blogger Community

Mom Blogger Community
Member of MBC

Copyright © 2015 • Seribu Langkah Seribu Rasa
Blogger Templates