Mengatasi Ketakutan Anak Pasca Gempa




Minggu, 10 November 2019
Hallo teman teman 😃
Dua kali di kota kami Bogor, terjadi gempa. Gempanya lumayan cukup terasa. Membuat sedikit limbung ketika berjalan.
Awalnya saya sedang duduk dilantai, dan seperti bergeser, lihat pintu dan lemari bergerak. Reflek panggil anak saya yang sedang nonton tv untuk segera keluar sambil saya mencari jilbab dapatnya mukena. Sementara diluar tetangga heboh teriak gempa gempa.
Segera buka kunci pintu dan buka gembok gerbang rumah, berkumpul di jalan bersama tetangga sekitar.



Gempanya tidak langsung berhenti, masih terasa beberapa saat, dan saya lihat anak saya masih tenang.
Setelah gempa betul betul terasa berhenti, saya dan tetangga mulailah ramai, ada yang telepon, dan saling  bercerita kepanikan dirumah saat gempa terjadi.

Ketika akan tidur, koko mulai tidak mau tidur. Dia takut akan terjadi gempa kembali. Koko memeluk saya erat.
Ternyata gempa kedua ini membuat koko takut.
Keesokan harinya, dia minta saya cek bmkg apakah ada info gempa atau tidak. Mau berangkat mengajipun dia banyak bertanya gempa ini.

Gempa memberikan rasa ketakutan tersendiri baik bagi orang dewasa maupun anak anak. Dan itu harus disembuhkan agar tetap bisa hidup dengan bahagia, tanpa dibayangi ketakutan. Karena ketakutan apalagi yang berlebihan akan mengganggu aktifitas kita. Yang pada level lanjut, bisa membuat takut kemana mana, takut melakukan apapun.



Pada kasus koko anak saya, pasca 2 hari gempa alhamdulillah dia sudah biasa lagi, mau beraktifitas biasa dan tidak sibuk bertanya info gempa dari BMKG.

Berikut hal yang saya lakukan untuk mengatasi ketakutan koko yang berusia 10 tahun pasca gempa terjadi

🌼 Saya memeluknya, ketika koko merasa ketakutan. Hal itu cukup membuat koko tenang. Sambil mengelus ngelus punggungnya.

🌼 Setelah koko tenang, baru saya ajak ngobrol, dengan intonasi lembut.
Menanyakan kenapa koko takut. Saya tidak memaksanya ketika awalnya tidak mau cerita.
Akhirnya dia mau cerita bahwa dia takut gempa. Bagaimana jika sedang tidur, atapnya rubuh dan menimpa kami. Saya menjawabnya, kita punya Allah Yang Maha Pelindung. Itulah salah satu guna berdoa sebelum tidur, minta tolong sama Allah agar diberi sehat dan selamat ketika tidur.
Ditengah gempa atau bencana alam, jika Allah berkehendak selamat, kita akan selamat. Kami mengobrol sampai akhirnya dia terlelap.

🌼 Beritahu informasi yang jelas, bahwa negeri kita Indonesia berada di ring gempa. Negara lainpun bisa terjadi gempa atau bencana lainnya. Jadi pindah negara seperti yang ditawarkan koko pada kami tidak perlu kita lakukan.
Yang harus kita lakukan adalah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika gempa dan pasca gempa, dan yang paling utama minta perlindungan pada Tuhan kita.

Untuk usia yang berbeda, mungkin diskusinya bisa diganti dengan kata kata yang sesuai dengan umurnya.
Yuks teman teman sharing, bagaimana mengatasi ketakutan yang dialami anak anak pasca gempa 😃

0 comments:

Posting Komentar

 

TENTANG

Search Artikel

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Kumpulan Emak Blogger

Mom Blogger Community

Mom Blogger Community
Member of MBC

Copyright © 2015 • Seribu Langkah Seribu Rasa
Blogger Templates